Aku ingin pandai seperti orang yg pandai.kalo pun tidak bisa pandai, minimal ak ingin pandai berpandai pandai.pandai mya aku
You have to imagine everything, even the worst.... Because reality doesn't have a place for feelings.... Be prepared to walk someday on different paths...
Sabtu, 13 Agustus 2011
Cerita Hidup episode Asal Usul
Semua ini perlu diceritakan, katakanlah belajar dari pengalaman.. Atau kalo tidak ada yang baca, saat aku baca sendiri, lagi2 ini akan membantuku mengingat kesalahan kesalahan itu.. dan Berusaha, tidak terulang jatuh kedalam lubang yang sama... *hopely
Keimanan itu tergantung di hati masing2.. *pastinya. Semua itu bermula dari lingkungan keluarga, tempat pendidikan dan sahabat yang tepat. Aku beuntung punya keluarga yang selalu beribadah pad Allah ta’la, ya walaupun ayah tidak terlalu intens, tidak seperti ibu. Ibu selalu mengingatkan aku tentang ibadah ibadahku. Mengingatkan aku dari kecil ttang kewahibanku sebaga i muslimah. Intinya melengketkan dengan kuat tentang rukun iman dan rukun islam ke jantung hatiku. Sehingga selalu menempel dijiwa. Kewajiban ibu menurutku, keawajiban orang tua, dan ibu berhasil menanamkan semua itu pada ku. Terimakasih bundaku sayang.I love You Mom, and I miss you Ayah..
Aku beruntung punya sahabat yang kuat agama. Tatkala salah satu dari mereka melenceng dari jalaNNYa, aku tahu dia salah, dan aku bisa menilai semua itu, dan sebaliknya dy pun akan mengingatkan kanku.. *kangen mereka.. T.T. Aku hidup dengan amalan yang lengkap, dengan sholat lebih dari 17 rakaat, membaca _yang sekarang aku mulai istilahnya_ dipagi dan sore hari. Dua halaman Alquran aku baca, tiap menunaikan yang wajib. Dan saat itu rasanya luar biasa menyesal kalau hari ituu aku tidak mengaji 10 halaman dalam sehari. Aurat ku tidak pernah terbuka untuk mereka yang tidak berhak melihat. Aku benar2 menjaganya, sungguh menyenangkan saat kamu berlari lari mengejar jilbab mu.
Aku kangen semua itu,
Pekanbaru , 28 juli 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
